GuidePedia

0
Pelantikan Pengurus & Pengawas Periode 2017 - 2019
Biasanya Rapat Anggota di gelar di Kantor Pusat, namun Kopdit Kubu Bingin justru menggelar RAT di Kantor Cabang Pembantu Klungkung. Minggu, 19 Maret 2017 Rapat Anggota Tahunan berlangsung lancar dengan menyampaikan hasil Pra RAT yang telah dilaksanakan di Tiga Kantor Capem Klungkung, Karangasem dan Kantor Pusat di Gianyar.

Hadir sebagai undangan dalam RAT  ini Anggota Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna, F.X. Joniono Raharjo, SH yang juga Sekretaris Pengurus Inkopdit Indonesia, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung yang diwakili oleh Cokorda Oka Adnyana dan Kabid Pemberdayaan Dinas Koperasi UMKM Provinsi Bali Drs. Putu Gde Suwartaya. Anggota yang hadir adalah perwakilan yang telah ditetapkan di masing - masing Pra RAT.

Dalam sambutannya Ketua Pengurus Kopdit Kubu Bingin, I Komang Mertha mengatakan, hampir semua aspek usaha sudah mencapai targetnya, semua itu berkat kerja yang sungguh - sungguh dan optimal. Komang Mertha juga mengatakan bahwa pengurus telah berusaha membenahi organisasi mulai tahun 2014 dengan membuat sistem agar pengurus yang sudah selesai masa bhaktinya bisa mewariskan apa yang telah dibuat kepada pengurus yang akan melanjutkan kepemimpinan di Kopdit Kubu Bingin. Ia juga minta maaf jika selama enam tahun berpartisipasi dalam kepengurusan ada tindakan yang mungkin menyinggung perasaaan. 'Walaupun sudah tidak lagi menjabat sebagai pengurus, saya tetap mengambil bagian untuk memajukan Kopdit Kubu Bingin. Saya yakinkan kepada anggota bahwa pergantian kepengurusan adalah amanat undang - undang dan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Jadi siapapun yang jadi pengurus pasti akan bekerja sesuai dengan UU dan AD yang berlakuk,"ujarnya.

Mewakili Puskopdit Bali Artha Guna, Anggota Pengurus Puskopdit BAG, F.X. Joniono Raharjo, SH memberikan berbagai informasi tentang perkembangan perkoperasian khususnya dalam Gerakan Koperasi Kredit Indonesia. Ia mengapresiasi langkah Kopdit Kubu Bingin yang berani melaksanakan Pra RAT atau RAT kelompok. Namun apakah pengurus sudah mengadopsi anggaran dasar, harus menjadi perhatian. Hal yang diingatkan, Joniono adalah aset yang tidak menghasilkan cukup tinggi dan kelalaian pinjaman yang cukup memerlukan perhatian ekstra. Memang hal ini dialami oleh semua koperasi namun harus diupayakan terus untuk menekan angka kelalaian tersebut.

Kopdit Kubu Bingin dalam enam tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan. Komang Mertha mengatakan tahun 2010 total anggota 667 orang naik menjadi 2.398 orang ditahun 2016. Total asset tahun 2010 sebesar Rp 5.573.759.051 naik ditahun 2016 menjadi Rp 19.217.428.320. Mulai 2011 sampai 2016 telah membuka 2 kantor cabang pembantu dan dua kantor kas. Kopdit Kubu Bingin sudah menggunakan system print book, memasang cctv dan mengasuransikan asset - asset lembaga seperti gedung dan isinya.

Hal yang tak lupa dilakukan Kopdit Kubu Bingin adalah meningkatkan kesejahteraan karyawan yang telah dilakukan di awal tahun 2016. Selain itu membeli kembali tanah dekat Kantor Pusat Kopdit Kubu Bingin yang pernah dijual untuk mengatasi kesulitan Kopdit Kubu Bingin tahun 2006 silam. Kopdit Kubu Bingin juga menjalin kerjasama dengan PT Beringin Life/BRI Life untuk melindungi pinjaman anggota di luar perlindungan Daperma Inkopdit Jakarta. Selain bekerjasama dengan Sekunder Puskopdit Bali Artha Guna dan Induk Koperasi Kredit Indonesia. Kerjasama dengan Inkopdit khususnya dalam mengaplikasikan program Android Sikopdit Connect Anggota untuk mempermudah melakukan pengecekan saldo, mutasi transaksi antar rekening anggota melalui handphone dan kedepannya bisa melakukan transaksi payment online.

Cokorda Oka Adnyana dalam sambutannya menyampaikan RAT bagi sebuah koperasi merupakan hal yang mutlak harus dilaksanakan karena RAT merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakkan koperasi. Selain itu RAT juga merupakan implementasi dan semangat yang harus hidup dalam koperasi yaitu asas kekeluargaan. Sebagi institusi pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi adalah Rapat Anggota menyiratkan bahwa kekuatan utama pada organisasi koperasi adalah para anggotanya. Dikatakannya bahwa pemerintah Kabupaten Klungkung senantiasa mengharapkan agar koperasi memiliki kredibilitas yang tinggi untuk anggotanya serta masyarakat pada umumnya karena koperasi dibangun dari, oleh dan untuk anggota, maka peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan koperasi dan UKM memberikan iklim yang kondusif untuk mendorong peningkatan kualitas koperasi melalui pembinaan dan pengawasan serta perkuatan modal koperasi.

Dalam rangka mendorong pertumbuhan dan perkembangan koperasi agar bermanfaat bagi anggotanya, menurut cokorde Adnyana perlu meningkatkan daya saing koperasi, pengurus, pengawas dan pengelola koperasi melalui peningkatan kompetensi diri sebagai modal dasar mengelola koperasi melalui peningkatan kompetensi diri sebagai modal dasar pengelola koperasi. Ia minta pengurus dan pengawas harus mempunyai komitmen untuk maju dan mengelola usaha secara efektif dan efesien. Ia juga minta adanya kerjasama antara Pengurus dengan gerakan koperasi serta badan usaha lainnya agar lebih ditingkatkan baik dalam mengelola modal, pemasaran maupun kualitas sumber daya manusia.

Membaca sambutan tertulis Kadiskop UMKM Provinsi Bali, Kabid Pemberdayaan Drs. Putu Gede Suwartaya menyampaikan Kopdit Kubu Bingin menunjukkanorganisasi dan manajemen yang telah berjalan dengan baik, RAT tepat waktu, struktur pengendalian internal telah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Secara umum kinerja unit usaha menunjukkan perkembangan diatas target seperti asset Rp 19 Milar lebih naik 10,14% dari tahun lalu, modal sendiri Rp 5,9 M naik 17,54 persen, SHU Rp 488 juta lebih naik 10,32 persen dan dari sisi ratio keuangan menunjukan kinerja cukup menggembirakan. Penilaian kesehatan 71,75 berarti Kopdit Kubu Bingin cukup sehat.

Kadiskop UMKM Provinsi Bali, Dewa Nyoman Patra juga minta agar Kopdit Kubu Bingin terus bergerak makin besar dan menjadi KOPERASI SKALA BESAR. Dalam beberapa tahun kedepan harus menambah anggota 2 kali lipat dari yang sekarang sehingga modal sendiri, volume usaha, pendapatan koperasi semakin meningkat. Kehadiran Kopdit Kubu Bingin harus benar - benar bermanfaat bagi anggota dan mampu menggerakkan perekonomian daerah.

TAT Tahun Buku 2016 juga ditandai dngan pergantian kepengurusan. Melalui penjaringan yang dilakukan Tim Nominasi telah berhasil terpilih pengurus dan pengawas periode 2017 - 2019. Pengurus Periode 2017 - 2019 dengan ketua : I Nyoman Arjawa, S.Sn, Wakil Ketua : E. Herry Patrianto, Sekretaris : Sri Untari, S.Pd, Bendahara : Ni Kadek Sutareni dan Anggota Drh. I Gusti Ngurah Antara Putra. Pengawas dengan ketua Agust G. Thuru, Sekretaris Richard C. Lengkong dan Anggota I Made Suardiga. Kepengurusan ini langsung dilantik oleh FX. Joniono Raharjo, SH  yang merupakan Anggota Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna yang juga Sekretaris Inkopdit.

Posting Komentar

 
Top