GuidePedia

0
Tepatnya pada hari Minggu (21/8) Kopdit Kubu Bingin melaksanakan Diklat Dasar Koperasi yang ketujuh belas untuk anggotanya. Diklat  ini diikuti oleh 32 orang peserta dari berbagai kalangan, seperti pelajar, wirausaha, pengrajin, PNS dan karyawan swasta. Peserta yang hadir tidak hanya dari anggota Kantor Pusat Gianyar saja, ada beberapa perwakilan dari Kantor Kas Tegallalang dan Kantor Kas Batubulan.

Pendidikan dan pelatihan dasar koperasi ini menghadirkan 3 (tiga) fasilitator diantaranya Ketua Pengurus Kopdit Kubu Bingin (I Komang Mertha), Manajer Kopdit Kubu Bingin (Dewa Ayu Putriani, SE) dan Wakil Ketua Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna (Paskalis Budy Hartono, SE). 

Materi diklat yang diberikan fasilitator mencakup jati diri koperasi, prinsip - prinsip koperasi, nilai - nilai koperasi, asas manfaat bergabung menjadi Anggota Kopdit Kubu Bingin, memahami hak dan kewajiban sebagai anggota koperasi, memahami secara mendalam struktur organisasi koperasi kredit beserta fungsi dan tanggung jawab pengurus, pengawas dan manajemen, mengenal lebih dalam manfaat menabung dan memanfaatkan jasa pelayanan koperasi dan mengajak anggota untuk belajar mengatur keuangan keluarga dengan baik.

I Komang Mertha memaparkan materi tentang asas manfaat berkopdit, struktur organisasi kopdit, fungsi tanggung jawab pengurus dan pengawas. Ia menegaskan bahwa banyak fasilitas yang diberikan oleh Kopdit Kubu Bingin diantaranya dana sosial (pendidikan anak, menikah, kelahiran anak, rawat inap, kecelakaan diri, musibah dan meninggal dunia) dan perlindungan simpanan saham dan pinjaman anggota (Daperma = Dana Perlindungan Bersama) sehingga ahli waris tidak dibebankan hutang - piutang bahkan diberikan solidaritas (santunan) duka pada saat anggota meninggal dunia/cacat total tetap, dimana daperma ini dikelola oleh Inkopdit (Induk Koperasi Kredit) Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa anggota sangat rugi kalau sampai keluar dari keanggotaan Kopdit Kubu Bingin hanya karena alasan kecewa, pinjamannya tidak disetujui sesuai permohonan dan lain sebagainya. Keluar dari keanggotaan sama dengan kita memberikan beban warisan hutang  kepada ahli waris kita karena hak - hak kita sebagai anggota otomatis dihapus oleh koperasi, betul - betul sangat disayangkan!.

Mengawali menyampaikan materinya, Ibu Dewa Ayu Putriani memutarkan vidio yang isinya tentang manfaat menabung dan bagaimana kita mengatur keuangan keluarga? Peserta diajak untuk memahami lebih dalam kenapa kita harus menabung dan saat kapan kita memanfaatkan jasa koperasi yaitu meminjam? Ia menghimbau,"Menabung sebaiknya diawal, jangan diakhir/menunggu ada sisa dan dilakukan secara disiplin, sisihkan penghasilan kita 10% untuk menabung, usahakan meminjam hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan produktif !". Dengan memahami manfaat menabung dan meminjam, peserta diharapkan memanfaatkan produk simpanan dan pinjaman Kopdit Kubu Bingin, karena semakin anggota berpartisipasi aktif, koperasi menjadi maju dan anggota semakin meningkat kesejahteraannya sesuai moto koperasi "dari, oleh dan untuk anggota".

Bapak Paskalis Budy Hartono sebagai penyaji terakhir menyampaikan tentang jati diri koperasi. Anggota diberikan pemahaman dan wawasan secara mendalam untuk mengenal koperasi kredit lebih mendalam. Prinsip - prinsip koperasi, nilai - nilai koperasi semestinya mendarah daging dihati insan - insan koperasi sehingga tidak keluar dari jati diri koperasi. Untuk memberikan pemahaman jati diri koperasi ini, ia memberikan sebuah cerita sebagai ilustrasi. Ia memberikan gambaran kepada peserta bahwa "setiap anak berbeda karakteristiknya, sebagai orang tua kita wajib mengenal talenta/bakat dan kemampuan yang dimiliki anak - anak kita. Orang tua tentunya senantiasa mengarahkan anak - anaknya bagaimana mereka mencapai cita - citanya melalui talenta/bakat dan kemampuan yang dimilikinya". Sama dengan halnya koperasi, hendaknya mengenal karakteristik anggotanya sehingga produk yang dijual memenuhi kebutuhan anggota, jangan melupakan watak sosialnya untuk peduli kepada lingkungan sekitarnya. Dalam mengelola koperasi pengurus hendaknya jangan sampai keluar dari jati diri koperasi, memegang teguh prinsip - prinsip koperasi dan nilai - nilai koperasi sedangkan anggota wajib ikut berkontribusi mengembangkan usaha koperasi, mengajak teman, keluarga untuk bergabung menjadi anggota koperasi!

Delapan tahun saya menjadi Anggota Kopdit Kubu Bingin, baru sekarang saya mempunyai kesempatan mengikuti diklat karena kesibukan, saya senang sekali memahami lebih mendalam tentang manfaat bergabung menjadi Anggota Kopdit Kubu Bingin, dengan demikian ilmu yang saya dapatkan saat ini akan saya informasikan kepada anggota lainnya, teman dan kerabat saya,"ujar I Made Umbara Jaya saat menyampaikan kesan - kesannya mengikuti diklat.

Acara ditutup dengan doa dan  penyerahan sertifikat diklat kepada peserta, yang dipandu langsung oleh manajer.

Posting Komentar

 
Top