GuidePedia

0
Delapan bulan berada di kawasan Tegallalang, ada kerinduan dari anggota dan masyarakat dilingkungan Tegallalang untuk mengenal lebih jauh keberadaan Kopdit Kubu Bingin di wilayah mereka. Menindaklanjuti hal tersebut, Kopdit Kubu Bingin dibawah koordinator E. Herry Patrianto (Wakil Ketua Pengurus/Ketua Panitia Pendidikan) menyelenggarakan Diklat Dasar Perkoperasian pada hari Minggu, 24 Agustus 2014 berlokasi di Balai Banjar Penusuan Tegallalang Tengah Gianyar. Lokasi ini dipilih agar masyarakat sekitar Tegallalang tidak merasa canggung untuk mengikuti acara tersebut.

Diklat ini ternyata mendapat respon luar biasa dari masyarakat Tegallalang terbukti peserta dari calon anggota/Warga Tegallalang berjumlah  32 orang dan 12 orang dari anggota Kopdit Kubu Bingin Kantor Kas Tegallalang Gianyar sehingga total peserta berjumlah 44 orang.

Diklat dasar koperasi ini merupakan diklat XII  sejak Kopdit Kubu Bingin berdiri dan diselenggarakan secara swadaya. Kopdit Kubu Bingin Kantor Kas Tegallalang dalam tahun 2014 merupakan penyelenggaraan diklat  yang ke-3 setelah KCP Klungkung (Mei 2014)  dan Kantor Pusat Gianyar (Agustus 2014).

Panitia Diklat mengundang fasilitator sebanyak 4 (empat) orang terdiri dari unsur pengurus, pengawas, manajer dan anggota. Unsur Pengurus (I Komang Mertha), Pengawas (I Wayan Sukra), Manajer (Dewa Ayu Putriani) dan anggota (Hendri Hartopo). Kendatipun materi diklat cukup padat dan waktu yang disediakan panitia cukup singkat, fasilitator berusaha menyajikan materi secara maksimal.

Materi Sejarah Koperasi, Jati Diri Kopdit, Hak dan Kewajiban Anggota disampaikan oleh fasilitator I Komang Mertha, materi Planning Financial disampaikan oleh Fasilitator Hendri Hartopo, Ir. MM, MBA, FLMI, CPFS, materi Struktur Organisasi, Fungsi dan Tanggung Jawab Pengurus/Pengawas dan Pengelola disampaikan oleh Fasilitator I Wayan Sukra dan materi Produk Layanan dan Keunggulan Kopdit disampaikan oleh Fasilitator Dewa Ayu Putriani.

Materi pertama disajikan oleh I Komang Mertha, ia menekankan pada jati diri kopdit itu, nilai - nilai kopdit dan asas manfaat bergabung dengan credit union/kopdit. Ia menyampaikan kepada peserta agar tidak khawatir dengan aset yang mereka tanam di Kopdit Kubu Bingin, yakin aman karena Kopdit Kubu Bingin sudah melindungi simpanan saham anggota dan pinjaman anggota dengan program DAPERMA (Dana Perlindungan Bersama) yang dikelola secara nasional di Inkopdit Jakarta.

Materi kedua disajikan oleh Hendri Hartopo, mengulas banyak hal tentang kesejahteraan. Kesejahteraan itu 80% berada ditangan kita sendiri, 5 % dari pemerintah dan 15% dari tabungan/pensiun. Agar bisa menabung, Hendri menegaskan mulai menyisihkan penghasilan diawal bukan sisa. Investasi harus benar, produktif bukan konsumtif jangan ikut MML yang menipu kita untuk hidup kaya mendadak. Mari kita belajar bermimpi karena hanya orang yang mempunyai impian yang mempunyai perencanaan masa depan dan memikirkan kesejahteraannya. Mulailah disiplin  merencanakan keuangan anda, dari hal yang sederhana yaitu rumah tangga. Anggarkan pengeluaran - pengeluaran/biaya hidup kita mulai dari biaya harian, mingguan, bulanan dan bahkan tahunan mulai sekarang!

Materi keempat disajikan oleh Manajer, Dewa Ayu Putriani menyampaikan," Calon anggota/masyarakat yang mengikuti diklat ini mohon menyambungkan informasi yang telah didengarkan untuk diteruskan kepada keluarga, teman - teman kita  bahwa keberadaan Kopdit Kubu Bingin ditengah - tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka dan kami mengharapkan semoga pendidikan yang kami selenggarakan memberikan wawasan/pengetahuan tentang koperasi, Anggota yang mengikuti diklat ini semakin meningkatkan partisipasinya karena koperasi besar dan kuat sangat tergantung dari kontribusi/partisipasi anggotanya  (dari, oleh dan untuk anggota).

I Wayan Sukra mengajak peserta diklat untuk memperkenalkan diri mereka masing - masing sehingga antara satu dan lainnya bisa saling mengenal. Hal positif yang bisa dipetik dari hal tersebut bahwa komunikasi antara koperasi dengan anggota, anggota dengan anggota lainnya sangat dibutuhkan. Anggota agar senantiasa memonitor kinerja kepengurusan dan pengelola karena anggota adalah pemilik dan pengguna jasa koperasi.


Interaksi peserta dalam diklat ini sangat bagus, dari 44 orang peserta yang hadir, ada 4 (empat) orang peserta yang sangat aktif dalam menanggapi penyajian dari fasilitator diantaranya :  I Wayan Kerta Astawa, Ni Made Sudarmi, I Made Sudana dan Pande Made Widya (kesemuanya adalah calon anggota). Pada akhir acara mereka diberikan cinderamata sebagai peserta teraktif. Antosiasme peserta dalam mengikuti acara dari awal sampai akhir membuktikan bahwa mereka sangat merindukan asas manfaat berkoperasi. Semua peserta diakhir acara diberikan uang transport kehadiran, sertifikat diklat dan materi diklat. Acara ditutup dengan foto bersama. Ayu

Posting Komentar

 
Top